TNI Diminta Segera Minta Maaf
Six News and Sport --- Kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI terhadap warga sipil di Papua yang ditayangkan secara gamblang dalam situs You Tube Asian Human Rights Commission bertajuk Indonesia Military Ill thread and Torture indigenous Papuans menuai ragam tanggapan.Menurut rohaniwan penerima Thap Yiem Award 2009, Pastor John Djonga, persoalan ini harus segera diselesaikan. TNI mesti berdamai dengan orang Papua.
“TNI berkewajiban meminta maaf pada orang Papua, terutama pihak korban kekerasan,” katanya di Jayapura, Sabtu (23/10).
Kekerasan oleh aparat militer di Papua bukan menjadi barang baru. Tayangan video kekerasan via jejaring You Tube ini justru mengindikasikan bahwa realitas kekerasan di Papua tak pernah henti.
“Saya pikir sudah saatnya dunia tahu bahwa kekerasan militer tidak pernah berhenti,” lanjut Pastor John.
Lanjut dia, bila ada upaya investigasi untuk menyelidiki pelakunya itu justru memperparah persoalan.
“Saatnya pelaku diberi tindakan tegas. Perlakuan mereka itu di luar perikemanusiaan. Pemimpin harus ingatkan anak buahnya,” pungkasnya. (JUBI.com)













0 komentar:
Posting Komentar